Tes DISC
DISC adalah alat penilaian perilaku berdasarkan teori DISC dari psikolog William Moulton Marston , yang berpusat pada empat ciri kepribadian yang berbeda yaitu Dominasi (D), Bujukan (I), Penyerahan (S), dan Kepatuhan (C). Teori ini kemudian dikembangkan menjadi alat penilaian perilaku oleh psikolog industri Walter Vernon Clarke. Alat tes DISC adalah sebuah alat untuk memahami tipe-tipe perilaku dan gaya kepribadian, pertama kali dikembangkan oleh William Moulton Marston. Dalam penerapannya di dunia bisnis dan usaha, alat ini telah membuka wawasan dan pemikiran, baik secara profesional maupun secara personal. Seperti umumnya alat-alat tes sejenis (termasuk IQ tes), DISC pertama kali digunakan untuk kepentingan militer dan secara luas digunakan sebagai bagian dalam proses penerimaan tentara AS pada tahun-tahun menjelang Perang Dunia II. Setelah kehandalannya terbukti, kemudian DISC secara bertahap dipakai untuk kepentingan rekrutmen yang lebih umum.
Instrument ini dikembangkan oleh William Moulton Marston (1928), tes ini mengukur:
ü
bagaimana gaya perilaku seseorang
ü
bagaimana seseorang berkomunikasi
dengan orang lain
ü
bagaimana sikap seseorang dalam
menghadapi stress atau pressure
ü
bagaimana seseorang bekerjasama
dalam tim
ü kelebihan serta kekurangan seseorang.
DISC ( Dominance, Influence, Steadiness, Compliance ) test adalah tes yang dipakai untuk mengukur atau mengetahui perilaku seseorang atau sebuah group. Hasil tes DISC berbentuk chart atau grafik yang menunjukkan kecenderungan kombinasi dari 4 perilaku dasar manusia pada individu yang bersangkutan.
4 Perilaku dasar
manusia adalah Dominance, Influence, Steadiness, dan Compliance
1) Dominance berkaitan dengan kontrol, kekuasaan dan ketegasan.
2) Influence berkaitan dengan situasi sosial dan komunikasi.
3) Steadiness berkaitan dengan kesabaran, ketekunan dan perhatian.
4) Compliance berkaitan dengan struktur dan organisasi.
1.DOMINANCE
Berorientasi PENGENDALIAN à
Takut kehilangan kekuasaan pribadi atau status
Mengambil PIMPINAN à
Secara alami mencari pengendalian langsung dan ingin
menjalankan
Segala hal dengan caranya sendiri
Suka BERSAING dan termotivasi jadi NOMOR SATU à Selalu ingin menang dan “berada di puncak” apakah orang lain setuju atau tidak
Fokus pada TUGAS dan PRESTASI à Berjuang menyelesaikan
pekerjaan, sering mengabaikan perasaan orang lain dan memandang kehidupan dalam
pengertian mengatasi rintanga n untuk sukses
Berkemauan KERAS à
Membulatkan pikiran, memegang teguh gagasannya, bahkan cenderung
ngotot dan keras kepala, terutama di bawah tekanan.
Tidak SABARAN Mengharapkan orang lain membantu mereka mendapatkan hasil, sekarang juga.
SIBUK , Melibatkan diri dengan banyak proyek secara simultan,
kadang “kecanduan kerja.
2.INFLUENCE
OPTIMISTIS, Memandang positif kehidupan
Punya langkah CEPAT, SPONTAN, dan EKSPRESIF à Bicara, bergerak, serta
melakukan sebagian besar kegiatan dengan cepat dan spontan bahkan terkadang
impulsif sehingga bisa-bisa membocorkan informasi rahasia atau mengatakan
terlalu banyak kepada orang yang tidak semestinya. Tidak menyukai perencanaan
atau berurusan dengan detil yang harus dikerjakan sampai tuntas
EMOSIONAL dan mudah dibangkitkan GAIRAHNYA, Memperlihatkan secara terbuka
perasaan mereka dan menanggapi perasaan orang lain, memperlihatkan emosi dan
antusias (dalam keadaan yang terbaik) atau mengoceh (dalam keadaan yang terburuk)
Mencari PERSETUJUAN dan PENERIMAAN à Melihat kepada orang lain
untuk mendapatkan penerimaan dan pemberiaan energi kembali; menginginkan orang
lain menyetujui dan saling menyukai
Menyukai KESENANGAN à
Mencari suasana yang bergairah, positif dan santai serta
menyukai pesta yang baik, terutama dengan TEMAN-TEMAN.
3. STEADINESS
Mudah BERGAUL, RENDAH HATI dan DIPLOMATIS à Memperlihatkan perilaku dan
pandangan yang tenang, terkendali, menghargai orang lain yang secara tulus
mengakui sumbangan mereka. Tidak mau “mempromosikan” diri sendiri, memandang
masalah atau kekhawatiran sebagai hal yang bisa dipecahkan
§ Mempunyai langkah lebih LAMBAT à Menunggu sampai mereka
mengetahui langkah-langkah atau petunjuk sebelum bertindak, kemudian mereka
maju ke depan dengan sikap yang sesuai dengan
metode
Bisa DIRAMALKAN à
Menyukai rutinitas serta keadaan dan praktek yang stabil
GIGIH à
Menekuni sebuah proyek dalam jangka waktu lama atau paling
tidak sampai hasil yang kongkrit bisa dicapai
Bisa MENAMPUNG à
Suka berjalan bergandengan tangan dengan orang lain
melalui hubungan peranan yang bisa diramalkan
Suka BERTETANGGA à Menyukai hubungan dalam pekerjaan yang ramah, menyenangkan, dan
bermanfaat
COMPLIANCE
LOGIS dan KONTEMPLATIF, Pencari pertimbangan akal-rasio yang berorientasi pada data dan proses, bersifat tertutup dan suka berpikir, merenungkan unsur “ mengapa” – “bagaimana” dalam semua situasi
INVENTIF à
Suka melihat segala hal dengan cara baru dan sering
mempunyai perspektif unik yang mencakup atau mengenai diri sendiri atau orang lain
HATI-HATI dan MENAHAN DIRI, Berpegang teguh pada metode,
hati-hati, dan tidak menubruk banyak hal dengan cepat, menahan pemikiran mereka
dalam hati dan tidak bersedia mengungkapkan pemikiran dan perasaan mereka
sendiri atau orang lain
SEMESTINYA, Lebih formal, idealis, sesuai yang “seharusnya”
INDIVIDUAL, Menahan pemikiran mereka dalam hati dan tidak bersedia mengungkapkan
pemikiran dan perasaan mereka sendiri atau orang lain
AKURAT, Memeriksa dan memeriksa kembali, berusaha menemukan
jawaban yang benar atau terbaik yang bisa diperoleh.
|
|
KELEBIHAN |
KEKURANGAN |
|
D |
Memiliki motivasi yang kuat untuk sukses, memiliki daya juang yang
tinggi dalam mencapai tujuan, risk taker, problem solver, self starter, high
ego strength |
Agresif dalam kondisi tertentu, temperamental, tidak menyukai
rutinitas, sulit mempercayai orang lain |
|
I |
Sociable,
optimistic, persuasive, trusting dan enthusiastic. |
impulsive, emotional, orientasi pada hasil, terkadang hanya ingin
mendengar yang ingin dia dengarkan. |
|
S |
Sabar, pendengar yang baik, memiliki ketertarikan pada masalah dan
perasaan orang sekitarnya. Pekerja yang stabil dengan konsentrasi yang kuat.
Ia juga mampu menyelesaikan pekerjaan hingga tuntas |
sulit berubah dan menghindari konflik. |
|
C |
patuh pada
peraturan, akurat, sistematis, selalu mencari fakta, memiliki daya analitikal yang cukup |
kurang memiliki
ambisi. Terlalu kaku mengikuti prosedur dan peraturan. Cenderung menyerah jika menemui |
|
|
tinggi, mementingkan adat dan etika. |
konflik, sulit bekerja di bawah tekanan, kurang dapat menyelesaikan konflik (cenderung menghindar). |
§
Dengan melakukan DISC tes maka individu
dapat mengenal diri, potensi dan tahu yang harus dilakukan untuk menjadi
individu yang lebih baik.Hal ini juga memaksimalkan kemampuan dalam
bersosialisasi dan bekerja sama dengan individu lain dalam organisasi.
DISC tes juga memberikan beragam manfaat untuk individu dalam organisasi termasuk ke pimpinan dan
team building, yaitu sebagai berikut:
a)
Organisasi akan memperoleh hasil
lengkap pola perilaku dasar manusia secara lengkap seseorang atau sebuah grup.
b) Mengetahui kombinasi dari 4 perilaku dasar manusia ( Dominant,
Influence, Steadiness dan Compliance)
c)
Tahu gambaran respon perilaku seseorang
pada dirinya sendiri (Mirror Profile), terhadap lingkungan (Mask Profile) dan
terhadap tekanan (Core Profile)
d) Tahu potensi sumber stress, kemampuan hadapi tekanan, kondisi transisi
yang dialami, penanganan lebih lanjut, butuh special traits, dll.
e)
Mengetahui ciri khas individu dan
merancang tindakan untuk memaksimalkan komunikasi dan kerjasama antar individu
ataupun dalam tim.
f) Pimpinan dapat dengan mudah dan pasti menempatkan karyawannya pada
posisi yang sesuai dengan keunikan/karakter seseorang.
g)
Pimpinan mudah menempatkan
individu di posisi yang tepat dalam perusahaan ( job match).
h) Organisasi dapat mengukur kompatibilitas pekerjaan (job compatibility).
i) Pimpinan mampu memotivasi seseorang dengan cara yang tepat sesuai
dengan faktor perilakunya.
j)
Individu akan memahami dengan
kelebihan dan kekurangan dirinya dan bagaimana memaksimalkan potensinya.
k)
Individu mampu membuat perencanaan
masa depan yang lebih baik.
l) Individu mampu berkomunikasi dan bekerja sama dengan lebih maksimal.
Dibawah ini ada sebuah diagram yang dikenal dengan
"Diagram DISC". DISC adalah singkatan dari Dominant (Koleris),
Influencer (Sanguinis), Steady (Plegmatis) dan Compliant (Melankolis).
Pada diagram DISC diatas dijelaskan
bahwa setiap orang akan memiliki 1 atau 2 kepribadian yang dominan pada dirinya
(ini bisa dilihat dari jumlah rating jawaban tertinggi dari hasil test
kepribadian).
@
Orang yang memiliki perpaduan Koleris
dan
Sanguin
(atau
sebaliknya), biasanya
memiliki kemampuan untuk memimpin karena semangat dan kepercayaan dirinya.
@ Orang yang memiliki perpaduan Sanguin dan Plegmatis (atau sebaliknya),
biasanya memiliki kemampuan dalam membina relasi dan persahabatan.
@ Orang yang memiliki perpaduan Plegmatis dan Melankolis (atau
sebaliknya), biasanya punya kemampuan untuk menganalisa karena ketelitian dan
kecermatannya.
@ Orang yang memiliki perpaduan Melankolis dan Koleris (atau sebaliknya),
biasanya punya semangat kerja dan produktivitas yang sangat tinggi.
Masing-masing
kepribadian memiliki kecocokan dalam bidang pekerjaan tertentu :
Ø
Seorang Sanguinis cocok dalam
bidang pekerjaan: presenter, penyiar, sales, pengacara, tour leader dan selebriti.
Ø
Seorang Koleris cocok dalam bidang
pekerjaan: direktur, owner perusahaan, bos dan dokter.
Ø
Seorang Melankolis cocok dalam
bidang pekerjaan: keuangan, komputer, R&D/QC, Hakim dan Notaris.
Ø
Seorang Plegmatis cocok dalam
bidang pekerjaan: staf administrasi, konselor dan customer service.
CONTOH SOAL TES DISC
SKORING DISC
S Pindahkan jawaban testee pada lembar skoring “MMI FORM A”
S Kemudian hitunglah jumlah total D yang diberi tanda pada ketiga kolom
“Most” (M).
Tuliskan
jumlah total tersebut pada kotak “Most” pada kolom “D” di lembar grafik.
Lakukan hal yang sama untuk
“I”, “S” dan “
S Selanjutnya hitunglah
jumlah total D yang diberi tanda “Lest” (L). Tuliskan jumlah
total
tersebut pada kotak “Most” pada kolom “D” di lembar grafik. Lakukan hal yang sama untuk “I”, “S” dan “
S Setelah selesai
menghitung dan dijumlahkan maka tabulasikan semua skor pada form seperti di
bawah ini
S skor total harus 24
S Row 3 adalah pengurangan dari Row 1 dan 2
|
9 |
|
1 |
|
3 |
|
7 |
|
4 |
|
24 |
|
4 |
|
7 |
|
6 |
|
3 |
|
4 |
|
24 |
|
+5 |
|
-6 |
|
-3 |
|
+4 |
S Setelah di masukkan
dalam tabel maka tahap selanjutnya adalah memasukkan menjadi grafik (seperti
dibawah ini).
MEMBACA GRAFIK
Graph
1 – Mask, Public Self à
Response to Environment Graph 2 – Core Private Self à Response
to Pressure Graph 3 – Mirror, Perceived Self à Response to Self Talk
Groth-Marnat, G. (1999). Handbook of Psychological Asessment.(3rd Ed). New York: Jhon Wiley & Sons, Inc.
http://www.psychologymania.net/2010/03/tes-inventori-inventory-test.html
http://psikologi45.blogspot.com/2011/02/tes-inventory.html
https://belajarhrd13.wordpress.com/




Komentar
Posting Komentar