Postingan

Heuristic & Shortcuts in Inference and Decision Making

  Heuristic & Shortcuts in Inference and Decision Making 1.Pengertian Heuristik Heuristics adalah sebuah terobosan yang sangat berpengaruh untuk membuat suatu penilaian (Kohmen & Tversky,1972). Heuristik adalah ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan suatu penemuan.   Aturan sederhana untuk membuat keputusan kompleks menjadi menarik kesimpulan secara cepat & seakan tanpa usaha yang berarti, atau membuat penilaian yang kompleks dalam kondisi yang tidak sesuai dengan akurasi atau keakuratan.   Mempersepsi untuk menggunakan strategi-strategi lengkap untuk siapa. Dengan demikian, pengamat sosial, dalam banyak situasi, suatu 'pencapaian pribadi membuat kepekaan dan keputusan yang cukup ini dan bukan sebagai "pengoptimalisasi kesimpulan dan keputusan terbaik (March& Simon, 1958).   II. Bentuk Bentuk Heuristik 1. Heuristik Keterwakilan   Suatu setrategi untuk membuat penilaian berdasarkan pada sejauh mana stimulus atau peristiwa tesebut...

PROSES ATRIBUSI PERSPEKTIF KOGNISI SOSIAL- PSIKOLOGI SOSIAL

Attribution Processes  A. What is Attribution  Atribusi pada dasarnya berkaitan dengan bagaimana orang menyimpulkan hubungan kausal dan karakteristik orang lain di lingkungan. Proses atribusi adalah sebagian besar tujuan untuk menyimpulkan penyebab kejadian.  Atribusi Kausal Ketika penelitian tentang penalaran kausal dimulai pada tahun 1970, beberapa model yang dikembangkan dengan baik menguraikan alasan yang sering kompleks yang diyakini masuk ke intering kasualitas. Analisis ini menciptakan kesan bahwa penalaran kasual eksplisit memakan waktu, umum, dan penting bagi proses dan perilaku inferensial lainnya. Namun, banyak menggunakan kapasitas kognitif mereka banyak waktu untuk alasan kausal tidak mungkin benar. Kapasitas kognitif mahal dalam sumber daya tme dan perhatian, dan kita dapat mencurahkan perhatian kita hanya pada beberapa bit informasi pada waktu kapan saja.  Dengan constrat, memori jangka panjang hampir tidak terbatas, sehingga sangat mungkin bahwa kita ...

SELF IN SOCIAL COGNITION

SELF IN SOCIAL COGNITION 1.Representasi Mental Diri  A. Konsep Diri (Self Concept)  Pengetahuan yang dimiliki orang tentang diri mereka sendiri itu luas dan kompleks. selama masa kanak-kanak, kita diperlakukan dengan cara tertentu oleh orang tua, guru, dan teman. Kita juga terlibat dalam kegiatan agama, etnis, atau budaya yang menjadi aspek penting dari diri kita sendiri. Di sampingitu, kitamengembangkan rasa dariapa yang kitarasakandandariapa yang orang lain di sekitar kita rasakan, yang mungkin harus kita lakukan untuk memenuhi harapan kita sendiri dan orang lain.  Banyak pengkodean-diri yang kita dilakukan dalam situasiinteraksi. bahwa kita memiliki indra yang berbeda dari diri kita dalam situtasi khusus. dengan demikian, aspek-aspek yang berbeda dari diri dilibatkan oleh berbagai norma dan tekanan situasional yang berbeda. Konsep diri seseorang adalah sekumpulan hal-hal yang dipikirkan, diyakini, dan dipersepsikan seseorang tentang dirinya. Sebutan lain untuk konsep d...

Dual Models in Social Cognition

Gambar
  Dual Models in Social Cognition  A. Automatic Processes (Proses-Proses Otomatis)  Automatic (otomatis) adalah suatu kemampuan harus terjadi tanpa tujuan/maksud, tetap berada diluar kesadaran dan tidak dipengaruhi dengan aktivitas mental lainnya. Automaticity adalah salah satu karakteristik proses kognitif dimana komponen perilaku dipraktikan dengan konsisten dan dilakukan dengan cepat, dengan usaha minimal atau dengan alokasi perhatian pada pengolahan stimulus.  Automatic Processes (proses otomatis) adalah proses paling murni, yaitu tidak disengaja, tidak terkendali, efisien, otonom, dan di luar kesadaran (Bargh, 1997). Proses-proses otomatis adalah proses-proses yang tidak dapat dikendalikan, tanpa disertai niat atau kesiagaan eksternal, yang berlangsung dengan sangat efisien (Solso, 2008)  Automatic process terjadi ketika seseorang berpengalaman melakukan suatu tugas atau mengolah suatu informasi tertentu yang seakan tanpa perlu usaha yang besar, secara otom...

PENGANTAR DAN ASAL USUL KOGNISI SOSIAL

Gambar
INTRODUCTION TO SOCIAL COGNITION Kognisi sosial merupakan matakuliah yang mengajarkan mahasiswa mampu memahami konsep-konsep dasar kognisi sosial, konsep hubungan antara individu dengan orang lain dan lingkungannya, bagaimana individu memahami konteks sosial dan lingkungannya, hubungan antara kognisi sosial dan afeksi, dan hubungan antara kognisi sosial dengan perilaku. Keunggulan kognisi sosial adalah model rinci dari pengaruh psikologi kognitif. Model-model ini penting karena mereka tepat menggambarkan mekanisme pembelajaran dan pemikiran yang berlaku di berbagai bidang, termasuk persepsi sosial. Karena model ini bersifat umum dan karena proses kognitif mungkin mempengaruhi perilaku sosial, sangat masuk akal untuk mengadaptasi teori kognitif ke pengaturan sosial. PENDEKATAN UNTUK MEMPELAJARI PEMIKIR SOSIAL KOGNISI SOSIAL  Dua pendekatan intelektual yang luas untuk mempelajari kognisi sosial-elemen dan holistik dapat ditelusuri ke asal-usul psikologi dalam filsafat. Pendekatan uns...

MAKALAH EASTERN PSYCHOLOGY (Psikologi Timur ) kepribadian kontemporer

MAKALAH  EASTERN PSYCHOLOGY KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa karena telah memberikan kesempatan pada kami untuk menyelesaikan makalah ini. Atas rahmat dan hidayah-Nya lah penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul Eastern Psychology tepat waktu. Adapun tujuan dari penulisan dari makalah ini adalah untuk memenuhi tugas Bapak Dr. Indra Kusumah, S.Psi., M.Si. pada mata kuliah Teori Kepribadian Kontemporer. Selain itu, makalah ini juga bertujuan untuk menambah wawasan tentang Eastern Psychology bagi para pembaca dan juga bagi penulis. Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak Dr. Indra Kusumah, S.Psi., M.Si. , selaku dosen mata kuliah Teori Kepribadian Kontemporer yang telah memberikan tugas ini sehingga dapat menambah pengetahuan dan wawasan sesuai dengan bidang studi yang kami tekuni. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membagi sebagian pengetahuannya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini. Kami menyadari, makalah ...